Semakin Terang Setiap Hari


Tetapi jalan orang benar itu seperti cahaya fajar, yang kian bertambah terang sampai rembang tengah hari.


Seorang bayi harus belajar merangkak sebelum berjalan.  

Seorang pelajar harus melewati bertahun-tahun pendidikan sebelum menjadi ahli.

Demikian pula kehidupan rohani.

Tuhan tidak pernah menjanjikan perubahan yang instan, tetapi Ia menjanjikan pertumbuhan yang pasti bagi setiap orang yang terus berjalan bersama-Nya.

Itulah gambaran indah yang diberikan Salomo dalam Amsal 4:18.

Saat fajar menyingsing, bumi belum langsung dipenuhi cahaya. Mula-mula hanya tampak semburat terang di ufuk timur.

Namun sedikit demi sedikit sinarnya bertambah kuat hingga akhirnya mencapai rembang tengah hari.  

Tidak ada keraguan bahwa matahari akan terus naik.  Terangnya semakin jelas dari waktu ke waktu.

Pertumbuhan rohani bukanlah sebuah lompatan besar, melainkan perjalanan yang berlangsung setiap hari.

Tuhan memakai setiap pengalaman, keberhasilan, kegagalan, sukacita, bahkan air mata untuk membentuk karakter anak-anak-Nya agar semakin serupa dengan Kristus.

Sayangnya, kita sering merasa kecewa terhadap diri sendiri.

Kita berharap sudah tidak mudah marah, tidak lagi jatuh dalam dosa yang sama, atau sudah memiliki iman yang sangat kuat.

Ketika kenyataannya belum demikian, kita merasa seolah-olah tidak mengalami kemajuan.

Mungkin dahulu kita cepat membalas dengan emosi, tetapi sekarang kita mulai belajar menahan diri.

Dulu kita sulit mengampuni, sekarang kita mulai berdoa bagi orang yang menyakiti kita.

Dulu kita jarang membuka Alkitab, sekarang Firman Tuhan menjadi kebutuhan setiap hari.

Semua itu adalah tanda bahwa terang Tuhan sedang bertambah dalam hidup kita.

Cahaya fajar tidak pernah berusaha menjadi matahari siang dalam satu menit.  Ia hanya terus bersinar sesuai waktunya.

Demikian pula, jangan putus asa apabila proses pertumbuhan terasa lambat.

Selama kita tetap hidup dalam Firman, terus belajar taat, dan tidak berhenti datang kepada Tuhan, terang-Nya akan terus bertambah dalam hidup kita.

Kiranya ketika orang lain melihat kehidupan kita, mereka tidak hanya melihat keberhasilan atau kemampuan kita, tetapi juga melihat bahwa terang Kristus semakin nyata melalui setiap perkataan, keputusan, dan sikap hidup kita.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *