Kesetiaan yang Tidak Boleh Dilupakan


supaya engkau terlepas dari perempuan jalang, dari perempuan yang asing, yang licin perkataannya, yang meninggalkan teman hidup masa mudanya dan melupakan perjanjian Allahnya; sesungguhnya rumahnya hilang tenggelam ke dalam maut, jalannya menuju ke arwah-arwah.


Terkadang, godaan justru hadir melalui sesuatu yang terasa menyenangkan, memberikan perhatian, atau menjanjikan kebahagiaan sesaat.

Seseorang dapat mulai mengabaikan batasan yang seharusnya dijaga karena merasa mampu mengendalikan keadaan.

Namun, ketika hati tidak lagi berpegang pada hikmat Tuhan, sesuatu yang tampak sederhana dapat berkembang menjadi keputusan yang merusak kehidupan.

Gambaran ini menunjukkan bahwa ketidaksetiaan bukan hanya persoalan hubungan antarmanusia, tetapi juga persoalan iman.

Pernikahan bukan sekadar kesepakatan antara dua orang, melainkan komitmen yang harus dijalani dengan kesadaran akan kehadiran dan kehendak Tuhan.

Firman Tuhan mengingatkan bahwa rayuan dapat menyesatkan.

Karena itu, kita tidak boleh mengukur suatu tindakan hanya berdasarkan perasaan atau kenikmatan yang ditawarkan.

Sesuatu yang terasa menyenangkan belum tentu benar, dan sesuatu yang memenuhi keinginan sesaat belum tentu membawa kebaikan.

Peringatan ini juga berlaku bagi mereka yang belum menikah.

Kesetiaan tidak dimulai pada hari pernikahan, melainkan dibangun melalui karakter, penguasaan diri, dan penghormatan terhadap kekudusan sejak sekarang.

Namun, bagaimana jika seseorang pernah gagal menjaga kesetiaan? Injil memberikan pengharapan bahwa kegagalan bukanlah akhir dari segalanya.

Yesus Kristus datang untuk menyelamatkan orang berdosa. Anugerah-Nya tidak membenarkan dosa, tetapi memanggil kita untuk bertobat dan mengalami perubahan hidup.

Karena itu, jangan bermain-main dengan godaan atau merasa diri terlalu kuat untuk jatuh.

Peliharalah hati melalui firman Tuhan, bangunlah kehidupan yang jujur, dan hormatilah komitmen yang telah dipercayakan kepada kita.



Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *