Tidak Selalu Mudah

Tidak Selalu Mudah


Jalannya adalah jalan penuh bahagia, segala jalannya menuju kesejahteraan.


Kalau ada jalan yang lebih cepat, kita pilih yang cepat.

Kalau ada pilihan yang tidak membutuhkan pengorbanan, kita memilihnya.

Kalau harus memilih antara melakukan yang benar dan melakukan yang nyaman, hati kita sering tergoda memilih yang nyaman.

Ada jalan yang mudah untuk mendapatkan uang, tetapi tidak jujur.

Ada jalan yang mudah untuk menyelesaikan konflik, tetapi dengan menyimpan kepahitan.

Ada jalan yang mudah untuk mendapatkan penerimaan orang lain, tetapi dengan mengorbankan prinsip.

Ada jalan yang mudah untuk memuaskan keinginan, tetapi akhirnya membawa penyesalan.

Jalan hikmat mungkin tidak selalu paling mudah, tetapi membawa kita kepada kehidupan yang benar.

Ketika kita memilih kejujuran meskipun merugikan, mengampuni meskipun terluka, bersabar meskipun ingin membalas, dan menaati Tuhan meskipun harus menyangkal diri, kita sedang berjalan di jalan hikmat.

Kesejahteraan bukan berarti semua keinginan kita terpenuhi. Yang ditawarkan hikmat adalah kehidupan yang berjalan dalam arah yang benar bersama Tuhan.

Karena itu, jangan hanya bertanya, “Mana jalan yang paling mudah?”

Tanyakan juga:
“Mana jalan yang paling sesuai dengan hikmat Tuhan?”